Bupati Bekasi Keluarkan Surat Edaran tentang Percepatan Penanganan Wabah Virus Korona

Hasil gambar untuk bupati bekasi tentang corona
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. (foto: Kabarsebelas.com.)

CIKARANG UTARA, ALQOLAM.ID—Menindaklanjuti Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 420/SE-25/Dinkes/2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3/2020). Surat Edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Kabupaten Bekasi Eka Supria Atmaja. Berikut isi Surat Edaran tersebut:

  1. Melakukan pembatasan/penundaan kegiatan luar ruangan yang bersifat keramaian/kerumunan massa; dapat berupa penundaan event-event olahraga, budaya, car free day, konser musik, lomba-lomba dan semua kegiatan luar ruang yang bersifat keramaian dan kerumunan massa.
  2. Meminta seluruh kepala dinas/OPD dan segenap aparatur sipil negara di bawahnya, perusahaan, pengelola hotel, terminal dan segenap tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi agar konsisten memberikan contoh kepada masyarakat luas mengenai praktik dan budaya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai dengan pedoman yang diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan berperan aktif meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam pencegahan Covid-19.
  3. Meminta agar segenap masyarakat Kabupaten Bekasi secara konsisten menerapkan berbagai tindakan pencegahan penularan penyakit, khususnya infeksi Covid-19, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat terdekat.
  4. Selama masa pandemi Covid-19 dianjurkan kepada seluruh lapisan masyarakat yang mengalami sakit atau kondisi badan tidak dalam keadaan bugar untuk tetap di rumah dan memeriksakan diri segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
  5. Seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi yang mengalami gejala infeksi Covid-19 atau memiliki anggota keluarga serumah yang mengalami gejala serupa diminta untuk melaporkan diri ke call center 112, PSC 119, hotline 021 89910039, 08111139427, 085283980119.
  6. Meminta seluruh kepala dinas/OPD dan segenap aparatur sipil negara di bawahnya untuk sementara tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah yang tidak urgent dan membatalkan rencana penerimaan kunjungan kerja dari luar daerah.
  7. Selama masa pandemi Covid-19 diminta kepada segenap rumah sakit/FKTRL di wilayah Kabupaten Bekasi untuk menyediakan rung isolasi bagi pasien pneumonia suspect Covid-19 yang terdeteksi.
  8. Menghentikan sementara kegiatan pelayanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Posyandu Remaja.
  9. Seluruh tempat umum: mal, pasar, sekolah, tempat ibadah, hotel, terminal, stasiun kereta api dan pabrik untuk menerapkan standar kesehatan maksimum serta upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
  10. Sekolah mulai PAUD/TK sampai SMA dan sederajat, baik negeri atau swasta serta mahasiswa perguruan tinggi, belajar di rumah mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai 31 Maret 2020. Guru dan dosen tetap hadir di sekolah melaksanakan Germas di satuan pendidikan masing-masing.
  11. Kepada camat dan lurah/kepala desa agar mengimbau masyarakat untuk tidak ikut panik dan tidak melakukan belanja secara berlebihan serta bersama-sama dengan semua sektor yang ada di wilaya kerjanya untuk melakukan edukasi dan penyebaran informasi tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi infeksi Covid-19.
  12. Warga diimbau untuk tetap tenang dan senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Mahakuasa.
  13. Menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah, BUMD Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti surat edaran ini sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Surat Edaran ini dinyatakan berlaku sejak tanggal diterbitkan, dan akan dievaluasi dalam jangka waktu 14 hari sesuai dengan perkembangan pandemi Covid-19.

Baca juga: Sarjana Harus Mampu Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: