TIGA BENCANA AZAB DAN MUSIBAH

H. Sudarma., S.Pdi

Bagikan:

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT.

Firman Allah SWT:

“Seandainya penduduk suatu Negri beriman dan bertaqwa kepada Alloh SWT niscaya akan dibukakan keberkahan yg datangnya dari langit dan bumi, akan tetapi banyak daripada mereka yg mendustakanya atas usaha yg mereka perbuat”

Ayat ini jelas memberikan pelajaran berarti kepada agar kita selalu beriman dan bertaqwa sebagai kunci dari kelangsungan hidup kita jika kita ingin selalu mendapatkan keberkahan, tetapi yang terjadi sebaliknya, banyak keluhan disana-sini, kurangnya bersyukur,terlalu cinta kpd dunia dan sering kali meninggalkan Ulama.

Akhir-akhir ini ada sebagian orang yang suka mendiskreditkan satu Ulama atau sekelompok ulama. Mereka mencari pembenaran atas dasar kelompoknya. Kemudian mereka meninggalkan dan tidak mengambil pendapat atau fatwa mereka, serta berlepas diri dari bimbingan mereka… Lalu apa dampak dan resikonya? Padahal di sebutkan di dalam satu hadits, para Ulama ini adalah “Delegasi” Allah di muka bumi atas makhluknya. Merekalah yang mewarisi ilmu dari para Nabi.

Jika benar manusia sekarang sudah lari dan menjauhi ulama’ maka ada tiga adzab yang menimpa umat ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits

سَيَأْتِيْ زَمَانٌ عَلَى اُمَّتِيْ يَفِرُّوْنَ مِنَ الْعُلَمَاءِ وَالْفُقَهَاءِ فَيَبْتَلِيْهِم اللهُتَعَالَى بِثَلاَثِ بَلِيَّاتٍ:

“Akan datang kepada umatku suatu masa dimana mereka lari menjauhi ulama’ dan fuqoha’ (ahli fiqih), maka Allah menurunkan tiga bala’ untuk mereka”.

Pertama :

اُوْلاَهَا يَرْفَعُ بَرَكَةَ مِنْ كَسْبِهِمْ (Allah menghilangkan barokah dari usaha mereka)

Benarkah saat ini mencari harta yang barokah sulit? Kalau tidak benar kenapa para konglomerat nakal, para pejabat korup yang sudah berharta trilyunan masih gila harta, masih memakan harta rakyat? Jawabnya Karena hartanya sudah tidak barokah. Hasil usaha yang tidak barokah pasti membawa dampak negatif, bila dimakan tidak menambah kenyang tapi malah kurang dan semakin rakus.

Makanan yang masuk menyebabkan tubuh malas beribadah, dan kebanyakan berakhir menjadi suatu penyakit. Harta yang tidak barokah bila digunakan untuk biaya pendidikan anak bukannya menjadikan anak semakin baik melainkan malah menjadi semakin buruk, digunakan berfoya-foya, zina, narkoba, setidaknya menyebabkan anak berani terhadap orang tua. Lantas jika ingin selamat dari harta yang tidak barokah jalan satu-satunya adalah mendekat pada para ulama’.

Kedua

وَالثَّانِيَةُ يُسَلِّطُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا ظَالِمًا  (Allah mengangkat penguasa untuk mereka, penguasa yang dlolim)

Akibat jauh dari para ulama’, banyak diantara kita memilih pemimpin, pejabat, anggota dewan bukan lagi atas dasar kemampuannya berbuat adil tetapi karena ketenarannya, atau karena obral janjinya, atau karena obral hartanya. Sehingga ketika menjabat mereka bukannya menjadi pengayom rakyat, pembawa suara rakyat, malah memakan harta rakyat.

Ketiga :

وَالثَّالِثَةُ يَخْرُج. ُ مِنَ الدُّنْيَا بِغَيْرِ اِيْمَان (Mereka keluar dari dunia (mati) dalam keadaan tanpa iman)

Dengan kata lain Su’ul Khatimah. Dan inilah Azab yang paling ditakutkan, di Bulan Ramahan yg penuh dgn ampunan mari kita perbaiki diri kita,keluarga kita,sanak saudara, dan para sahabat kita agar mau kembali kepada Fitrah yg sesungguhnya agar kelak nanti akan selamat dari berbagai azab dan musibah yg menimpah negri kita ,dan keberkahan akan senantiasa ada pada negri kita tercinta. Aamiin ya Robbal A’alamiin.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: